Sebenernya saya juga masih bingung dengan bahasa C++ itu sendiri apa???
karena saya baru belajar kemarin, jadi belum mengerti, tapi seteleh saya lihat di google tentang pemrograman C++ bersumber dari www.bens.co.cc/komputer/bahasa-pemrograman-C-bagian-1
ternyata bahasa C++ merupakan superset dari bahasa pendahulunya yaitu bahasa C. Bahasa C dikembangkan oleh Dennis Ritchie pada tahun 1
972 di Laboratorium Bell. Bahasa C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada antara bahasa tingkat rendah (berorientase mesin) dan bahasa tingkat tinggi (bahasa berorientase pada manusia). Bahasa C berada satu tingkat di atas bahasa yang berorientasi pada mesin, namun tetap satu tingkat dibawah sebagian besar bahasa yang berorientasi persoalan. Bahasa C cukup dekat dengan komputer untuk memberikan kendali yang besar terhadap detil implementasi pemakaian, namun cukup jauh untuk mengabaikan detil hardware. Karena itulah bahasa C suatu ketika dipandang sebagai bahasa high-level dan pada saat yang lain dilihat sebagai bahasa low-level. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi program kedalam bentuk sebuah blok. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam pembuatan dan pengembangan program. Program yang ditulis dengan bahasa C mudah sekali untuk dipindahkan dari satu jenis mesin ke jenis mesin lainnya. Hal ini berkat adanya standarisasi bahasa C yaitu berupa standar ANSI (American National Standards Institute) yang dijadikan acuan oleh para pembuat kompiler C. Bahasa C++ juga bisa membawa bahasa C ke lingkungan pemrograman berorientasi obyek. Setelah bahasa C, menyusul apa yang kita kenal dengan bahasa C++. Bahasa C++ tetap mempertahankan kehebatan C, termasuk kemampuan dan keluwesannya dalam menangani interface hardware dan software, pemrograman low-levelnya, serta efisiensinya. Bahasa C++ diciptakan satu dekade
setelah C. Diciptakan oleh Bjarne Stoustrup, Laboratorium Bell, AT&T, pada tahun 1983. Bahasa C diambil sebagai landasan dari C++, mengingat keportabilitasan C yang memungkinkannya diterapkan pada berbagai mesin, dari PC hingga mainframe, serta pada pelbagai sistem operasi (DOS, UNIX, VMS dan sebagainya). Namun C++ membawa C ke dunia pemrograman berorientasi obyek, dan tetap mempertahankan keterpaduan dan efisiensi eksekusi C. Keistimewaan yang sangat berarti pada bahasa C++ adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman berorientasi obyek. Tetapi bahasa C++ hanyalah bahasa yang bersifat hibrid, bukan bahasa murni yang berorientasi obyek. Karena itu, pemrogram C pada tahap awal dapat berpindah jalur ke C++ setahap demi setahap. Pustaka-pustaka yang dibangun dengan C tetap dapat dipakai pada C++, dibaurkan dengan pemrograman yang berorientasi obyek. Tujuan utama pembuatan C++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrograman dalam bahasa aplikasi. Kebanyakan pakar setuju bahwa pemrograman berorientasi obyek dan C++ dapat mengurangi kekompleksitasan, terutama pada program yang besar yang terdiri dari 10.000 baris atau lebih.
karena saya baru belajar kemarin, jadi belum mengerti, tapi seteleh saya lihat di google tentang pemrograman C++ bersumber dari www.bens.co.cc/komputer/bahasa-pemrograman-C-bagian-1
ternyata bahasa C++ merupakan superset dari bahasa pendahulunya yaitu bahasa C. Bahasa C dikembangkan oleh Dennis Ritchie pada tahun 1
972 di Laboratorium Bell. Bahasa C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada antara bahasa tingkat rendah (berorientase mesin) dan bahasa tingkat tinggi (bahasa berorientase pada manusia). Bahasa C berada satu tingkat di atas bahasa yang berorientasi pada mesin, namun tetap satu tingkat dibawah sebagian besar bahasa yang berorientasi persoalan. Bahasa C cukup dekat dengan komputer untuk memberikan kendali yang besar terhadap detil implementasi pemakaian, namun cukup jauh untuk mengabaikan detil hardware. Karena itulah bahasa C suatu ketika dipandang sebagai bahasa high-level dan pada saat yang lain dilihat sebagai bahasa low-level. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi program kedalam bentuk sebuah blok. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam pembuatan dan pengembangan program. Program yang ditulis dengan bahasa C mudah sekali untuk dipindahkan dari satu jenis mesin ke jenis mesin lainnya. Hal ini berkat adanya standarisasi bahasa C yaitu berupa standar ANSI (American National Standards Institute) yang dijadikan acuan oleh para pembuat kompiler C. Bahasa C++ juga bisa membawa bahasa C ke lingkungan pemrograman berorientasi obyek. Setelah bahasa C, menyusul apa yang kita kenal dengan bahasa C++. Bahasa C++ tetap mempertahankan kehebatan C, termasuk kemampuan dan keluwesannya dalam menangani interface hardware dan software, pemrograman low-levelnya, serta efisiensinya. Bahasa C++ diciptakan satu dekade
good job...
BalasHapusreverensinya dari mana??
tolong ditulis juga reverensinya...
kalo dari web tulis linknya
kalo dari buku tulis nama bukunya pengarangnya sapa...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus