Kamis, 08 Oktober 2009

bahasa pemrogaraman C++

Bahasa C++ tu apa ya...!!!
Sebenernya saya juga masih bingung dengan bahasa C++ itu sendiri apa???
karena saya baru belajar kemarin, jadi belum mengerti, tapi
seteleh saya lihat di google tentang pemrograman C++ bersumber dari www.bens.co.cc/komputer/bahasa-pemrograman-C-bagian-1
ternyata bahasa C++ meru
pakan superset dari bahasa pendahulunya yaitu bahasa C. Bahasa C dikembangkan oleh Dennis Ritchie pada tahun 1
972 di Laboratorium Bell. Bahasa C adalah bahasa pemrograman yang dapat dikatakan berada antara bahasa tingkat rendah (berorientase mesin) dan bahasa tingkat tinggi (bahasa berorientase pada manusia). Bahasa C berada satu tingkat di atas bahasa yang berorientasi pada mesin, namun tetap satu tingkat dibawah sebagian besar bahasa yang berorientasi persoalan. Bahasa C cukup dekat dengan komputer untuk memberikan kendali yang besar terhadap detil implementasi pemakaian, namun cukup jauh untuk mengabaikan detil hardware. Karena itulah bahasa C suatu ketika dipandang sebagai bahasa high-level dan pada saat yang lain dilihat sebagai bahasa low-level. Bahasa C merupakan bahasa pemrograman terstruktur, yang membagi program kedalam bentuk sebuah blok. Tujuannya adalah untuk memudahkan dalam pembuatan dan pengembangan program. Program yang ditulis dengan bahasa C mudah sekali untuk dipindahkan dari satu jenis mesin ke jenis mesin lainnya. Hal ini berkat adanya standarisasi bahasa C yaitu berupa standar ANSI (American National Standards Institute) yang dijadikan acuan oleh para pembuat kompiler C. Bahasa C++ juga bisa membawa bahasa C ke lingkungan pemrograman berorientasi obyek. Setelah bahasa C, menyusul apa yang kita kenal dengan bahasa C++. Bahasa C++ tetap mempertahankan kehebatan C, termasuk kemampuan dan keluwesannya dalam menangani interface hardware dan software, pemrograman low-levelnya, serta efisiensinya. Bahasa C++ diciptakan satu dekade setelah C. Diciptakan oleh Bjarne Stoustrup, Laboratorium Bell, AT&T, pada tahun 1983. Bahasa C diambil sebagai landasan dari C++, mengingat keportabilitasan C yang memungkinkannya diterapkan pada berbagai mesin, dari PC hingga mainframe, serta pada pelbagai sistem operasi (DOS, UNIX, VMS dan sebagainya). Namun C++ membawa C ke dunia pemrograman berorientasi obyek, dan tetap mempertahankan keterpaduan dan efisiensi eksekusi C. Keistimewaan yang sangat berarti pada bahasa C++ adalah karena bahasa ini mendukung pemrograman berorientasi obyek. Tetapi bahasa C++ hanyalah bahasa yang bersifat hibrid, bukan bahasa murni yang berorientasi obyek. Karena itu, pemrogram C pada tahap awal dapat berpindah jalur ke C++ setahap demi setahap. Pustaka-pustaka yang dibangun dengan C tetap dapat dipakai pada C++, dibaurkan dengan pemrograman yang berorientasi obyek. Tujuan utama pembuatan C++ adalah untuk meningkatkan produktivitas pemrograman dalam bahasa aplikasi. Kebanyakan pakar setuju bahwa pemrograman berorientasi obyek dan C++ dapat mengurangi kekompleksitasan, terutama pada program yang besar yang terdiri dari 10.000 baris atau lebih.